Kajian Ramadhan - Keistimewaan Subuh

decor-big-white.png

Kajian Ramadhan - Keistimewaan Subuh

Siapa yang habis shalat subuh tidur lagi? Sebaiknya, kebiasaan tidur setelah subuh dihentikan. Inilah alasannya: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata, “Tidur setelah subuh mencegah rezeki karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.” Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222, Muassah Risalah, Beirut, cet. Ke-27, 1415 H.

Selain itu, ternyata ada banyak risiko lantaran tidur setelah sahur atau setelah subuh, antara lain:

1. Gangguan kesehatan, seperti penimbunan lemak, peningkatan asam lambung, sesak napas, gangguan pencernaan, dan stroke.

2. Tidak mendapat berkah dan rezeki dari Allah SWT sesuai sabda Rasulullah, yaitu "Ya Allah berkahilah umatku pada pagi hari" (HR Bukhari).

3. Tidur setelah subuh dan setelah sahur bikin badan lemas, pusing, dan malas beraktivitas.

Daripada tidur setelah subuh, lebih baik isi kegiatan Ramadhan ini dengan membaca Alquran, olahraga ringan, atau membersihkan rumah.


Rangkuman Tausyiah dari: 

Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. (Ketua Yayasan Darul Hikam Bandung)

Comments

    No Comments

Add Comment

Profile

... Darul Hikam Integrated School is established to give the enlightment (tanweer) through Tarbiyah (education) and ...

Subscribe

Video

Recent Events

No recent event